Search This Blog

October 16, 2009

Musa

by danzy on Jul.07, 2009, under Musa


Seorang Arkeolog bernama Ron Wyatt pada akhir tahun 1988 mengklaim bahwa dirinya telah menemukan beberapa bangkai roda kereta tempur kuno didasar laut merah. Menurutnya, mungkin ini merupakan bangkai kereta tempur Pharaoh atau Firaun yang tenggelam dilautan tersebut saat digunakan untuk mengejar Musa bersama para pengikutnya, yaitu bangsa israel yang dibebaskan dari perbudakan di tanah mesir.



Menurut pengakuannya, selain menemukan beberapa bangkai roda kereta tempur berkuda, Wyatt bersama para kru juga menemukan beberapa tulang manusia dan tulang kuda ditempat yang sama.
Temuan ini tentunya semakin memperkuat dugaan bahwa sisa-sisa tulang belulang itu merupakan bagian dari kerangka para tentara Pharaoh yang tenggelam di laut Merah. Apalagi dari hasil pengujian yang dilakukan di Stockhlom University terhadap beberapa sisa tulang belulang yang berhasil ditemukan, memang benar bahwa struktur dan kandungan beberapa tulang itu telah berusia sekitar 3500 tahun silam, dimana menurut sejarah, kejadian pengejaran itu terjadi di kurun waktu yang sama.



Selain itu, ada suatu benda menarik yang juga berhasil ditemukan, yaitu poros roda dari salah satu kereta kuda yang kini keseluruhannya telah tertutup oleh batu karang, sehingga untuk saat ini bentuk aslinya sangat sulit untuk dilihat secara jelas. Diantara beberapa bangkai kereta tadi, ditemukan pula sebuah roda dengan 4 buah jeruji yang terbuat dari emas. Mungkin ini adalah sisa dari roda kereta kuda yang ditunggangi oleh Pharaoh sang raja.



Pada bagian peta yang dilingkari (lingkaran merah), menurut para ahli kira-kira disitulah lokasi dimana Musa bersama bangsa israel menyeberang laut Merah. Lokasi penyeberangan diperkirakan berada di Teluk Aqaba di Nuweiba. Kedalaman maksimum perairan di sekitar lokasi penyeberangan adalah 800 meter di sisi ke arah Mesir dan 900 meter di sisi ke arah Arab. Sementara itu di sisi utara dan selatan lintasan penyeberangan (garis merah) kedalamannya mencapai 1500 meter. Kemiringan laut dari Nuweiba ke arah Teluk Aqaba sekitar 1/14 atau 4 derajat, sementara itu dari Teluk Nuweiba ke arah daratan Arab sekitar 1/10 atau 6 derajat. Diperkirakan jarak antara Nuweiba ke Arab sekitar 1800 meter. Lebar lintasan Laut Merah yang terbelah diperkirakan 900 meter.
Berapa gaya yang diperlukan untuk dapat mem-belah air laut hingga memiliki lebar lintasan 900 meter dengan jarak 1800 meter pada kedalaman perairan yang rata-rata mencapai ratusan meter untuk waktu yang cukup lama, karena pengikut Musa berjumlah sekitar 600.000 orang dan waktu yang ditempuh untuk menyeberang sekitar 4 jam.
Menurut sebuah perhitungan, diperkirakan diperlukan tekanan (gaya per satuan luas) sebesar 2.800.000 Newton/m2 atau setara dengan tekanan yang kita terima Jika menyelam di laut hingga kedalaman 280 meter. Jika dihitung dengan kecepatan angin, menurut beberapa perhitungan, setidaknya diperlukan hembusan angin dengan kecepatan konstan 30 meter/detik (108 km/jam) sepanjang malam untuk dapat membelah dan mempertahankan belahan air laut tersebut dalam jangka waktu 4 jam.
Pada saat itu, apapun alat buatan manusia tidak akan mampu untuk melakukan keajaiban tersebut, dan dengan tekhnologi saat inipun juga tidak akan mampu. Sang Pencipta manusia menunjukan kebesaran-Nya melalui keajaiban ini.

Mesin Waktu

by danzy on Sep.05, 2009, under Mesin Waktu

Mungkinkah waktu berjalan mundur? ataukah waktu hanya berlalu sekali dalam hidup kita? Sekali kita melaluinya, maka akan menjadi sejarah masa lampau yang tak mungkin kita mengubahnya kembali. Jika benar ada mesin waktu yang mampu mengirimkan kita ke masa lampau, tentunya kita semua mempunyai sebuah keinginan untuk mengunjungi beberapa zaman yang mungkin sekarang hanya kita dengar lewat buku-buku sejarah.



Tapi benarkah suatu saat manusia berhasil menciptakan mesin waktu? yup, pertanyaan ini tentu saja sulit untuk diperoleh jawaban yang memuaskan.
Sebelum banyak orang mengerti teori relativitas umum Einsten, perjalan waktu sering dikait-kaitkan dengan hal-hal gaib, mistik, dan sihir. Sebagai contoh, dalam Epik Si Yeou Ki (atau yang lebih dikenal dengan Kera Sakti kalau di Indonesia), Pat Kay (Si Siluman Babi) sewaktu berstatus dewa, kembali kemasa lalu untuk memikat hati seorang Dewi. Tapi kasihan yah, usahanya selalu gagal. Cerita tersebut disusun menjadi sebuah buku sekitar tahun 1550 Masehi, jelas ini tidak ditulis berdasarkan teori relativitas umum Einstein yang baru dipublikasikan tahun 1915. Prinsip kembali ke masa lalu adalah dengan masuk ke lorong waktu yg lebih lambat dari waktu yg lebih cepat. Perbedaan waktu tersebut melempar segala sesuatu ke masa lalu.
Seperti diungkapkan dalam teori lubang cacing (Worm Hole) yang sangat populer akhir-akhir ini, tentu saja kita tidak dapat mundur lebih jauh sebelum tercipta gerbang waktu antara kedua kecepatan waktu yang berbeda tersebut. Salah satu bentuk dari mesin waktu seperti ini adalah terowongan yg menghubungkan dua buah atau lebih black hole. Pada tahun 1957, Jhon Wheeler menyebut terowongan ini dengan istilah lubang cacing (Worm Hole).




Lebih jauh mengenai Worm Hole.
Ide menggunakan black hole dalam teori Wheeler tersebut sebenarnya tidak cukup aman. Hal ini didasarkan pada kenyataan bahwa orang yang mendekati black hole harus sangat elastis atau akan tercabik-cabik dan hancur oleh tarikan gravitasinya yg dahsyat. Batas ketahanan tubuh fisik manusia normal adalah tujuh kali gravitasi bumi, diatas nilai ambang tersebut maka fungsi organ tubuh akan terpengaruh. Lalu, supaya perjalanan waktu ini lebih aman, digunakanlah ide untuk menggunakan zarah yang dapat mengurangi efek tarikan gravitasi, sehingga orang yang hendak berjalan melintasi waktu berada pada daerah dengan gravitasi yang aman. Penemuan paling mutakhir menunjukkan bahwa black hole juga dapat muncul pada level zarah2 subatomik. Tentu saja implementasinya untuk mesin waktu jauh lebih sulit karena tubuh manusia harus dipecah2, dikirim, dan kemudian disusun kembali di tempat tujuan.
Berdasarkan penemuan tersebut, Michael Crichton, penulis Jurasic Park, menulis sebuah karya dalam bentuk novel fiksi ilmiah berjudul Timeline yg terbit pada tahun 1999. Jika andai kita berhasil menciptakan mesin waktu, trus kita kembali ke masa lalu, kemudian kita membunuh orang tua kita sebelum kita dilahirkan, apakah sejarah akan berubah? Jika sejarah berubah, tentu kita tidak pernah akan lahir di Dunia ini dan tidak mungkin kembali kemasa lalu untuk membunuh orang tua kita sendiri. Secara keseluruhan, pertanyaan tersebut menjadi tidak benar dan menjadi sebuah paradoks. Untuk menjawab permasalah tersebut, para fisikawan memiliki dua pendapat Pertama, Sejarahlah yg konsisten, apapun yang kita lakukan setelah kembali ke masa lalu, kita tidak akan bisa mengubah sejarah. Kedua, Ada dunia lain yg bersifat paralel dengan dunia kita, yang mempunyai sejarah alternatif. Apapun yg kita lakukan pada dunia yg kita kunjungi tersebut tidak mengubah sejarah pada dunia asal kita.
Para fisikawan barat cenderung setuju dengan sejarah alternatif, karena mereka percaya bahwa semua orang mempunyai kebebasan bertindak sehingga tidak terpengaruh oleh nasib yang digariskan.
Sikap pesimis ditunjukkan oleh ilmuwan yg dianggap paling brilian setelah Albert Einstein, yaitu Stephen Hawking. Dalam catatan kuliah publiknya beliau mengatakan, “Jika di masa depan manusia dapat kembali ke masa lalu, kenapa kita tidak pernah menemukan satu pun penjelajah waktu tersebut?’ Meskipun nantinya kita berhasil menciptakan mesin waktu, kita masih mempunyai satu kendala lagi, yaitu keterbatasan energi yg digunakan untuk mengoperasikan mesin waktu itu sendiri Sampai saat ini permasalahan kebutuhan jumlah energi yg sangat besar untuk mesin waktu belum sepenuhnya terpecahkan.

Parallel Universe

by danzy on Aug.19, 2009, under Parallel Universe

Parallel Universe sebelumnya hanyalah sebuah cerita fiksi yang biasa dinikmati di film-film, tetapi sekarang banyak ahli fisika yang mulai mempercayai keberadaannya. Mereka mengatakan bahwa mungkin saja Elvis Presley masih hidup dan ada seseorang yang persis seperti teman-teman di alam semesta lain (sumber bbc.co.uk , 2002).
Ahli fisika yang mengungkapkan keberadaan parallel universe di antaranya adalah Dr. Michio Koku dan Max Tegmark. Dr.Michio Koku (co-founder teori string field) menganalogikan keberadaan parallel universe bagi kita seperti keberadaan daerah luar kolam bagi seekor ikan gurami yang tinggal di dalam kolam (source http://mkaku.org). Ikan gurami tersebut tidak dapat melihat daerah luar kolam karena keterbatasan “teknologi” yang ia miliki. Demikian juga, kita belum dapat melihat alam semesta lainnya dengan alasan yang sama. Jika kita bertanya, bagaimana mungkin ikan gurami itu bisa tahu bahwa ada suatu kehidupan diluar kolam padahal ia tidak dapat melihatnya?, jawabannya adalah karena adanya getaran yang ia rasakan dari gelombang di permukaan air kolam akibat dari tetesan air hujan. Getaran yang dirasakan ikan gurami itu adalah gravitasi dan cahaya dari alam semesta lain yang kita rasakan sebagai bukti keberadaan-nya.



Max Tegmark adalah seorang profesor fisika dan astronomi di Universitas Pennsylvania yang berusaha membuktikan dengan penelitian dan risetnya. Ia begitu mempercayai keberadaan parallel universe ini, sedemikian kuat sampai-sampai dalam salah satu artikelnya di Science American yang berjudul “Parallel Universe”, ia menyatakan bahwa Max Tegmark di alam semesta lainnya adalah seorang pengembang perangkat lunak dengan gaji cukup besar ( sumber http://www.sciam.com ). Penelitian terbaru menyebutkan bahwa keberadaan alam semesta terdekat berjarak sekitar 1028 meter dari bumi kita. Alam semesta ini belum dapat kita lihat. Jarak terjauh yang dapat kita lihat sampai saat ini adalah batas alam semesta kita yaitu sekitar 4.1026 meter. Keberadaan alam semesta terdekat yang sama dengan alam semesta kita berjarak sekitar (1010)118 meter dari bumi kita.

Dasar teori parallel universe adalah ketidakterbatasan jagat raya yang memberikan kemungkinan ada alam semesta lain. Teori big bang menyebutkan bahwa semua benda di seluruh jagad raya berasal dari suatu titik yang mengalami ledakan hebat. Benda-benda ini adalah yang kita sebut dengan galaksi. Penelitian membuktikan bahwa semakin kita mempelajari jagad raya, semakin banyak pula galaksi yang kita temukan (Kenneth Krane ,1992). Saat ini diperkirakan ada 1011 galaksi di Jagad Raya yang sangat mungkin juga memiliki suatu peradaban/kehidupan seperti di galaksi kita. Galaksi yang mempunyai kehidupan kita sebut sebagai alam semesta, dan tidak tertutup kemungkinan bahwa di jagad raya ternyata mempunyai alam semesta dengan bumi seperti yang kita huni ini.
Teori parallel universe ini dulunya hanya dianggap sebagai teori metafisika, bukan teori fisika. Perbedaan utama antara teori metafisika dengan teori fisika adalah kemampuan suatu teori untuk dapat diuji kebenarannya. Teori metafisika tidak/belum dapat diuji kebenarannya sedangkan teori fisika sudah dapat diuji kebenarannya. Saat ini teori parallel universe sudah merupakan teori fisika, meskipun awalnya berupa teori metafisika, seperti juga teori medan magnet yang tak terlihat, melambatnya aliran waktu pada kecepatan tinggi, lubang hitam/black hole, dll.
Max Tegmark mengungkapkan bahwa ahli fisika telah menetapkan ada 4 tingkatan parallel universe.
Level I : Beyond Our Cosmic Horison –> Merupakan teori parallel universe yang paling kecil tingkat kontoversialnya.Teori ini menyatakan bahwa parallel universe tidak dapat kita lihat karena ia berada diluar garis horison alam semesta kita. Analoginya seperti kita melihat kapal di tengah laut. Kita tidak dapat melihat kapal apabila ia berada di luar horison. Tetapi jika kapal itu mendekati kita, dan masuk dalam horison, kita akan dapat melihat kapal itu sedikit demi sedikit. Parallel universe level I oleh ahli fisika digambarkan bahwa alam semesta kita seperti gelembung udara yang saling berdesak-desakan dalam ruang yang disebut jagad raya.
Level II : Other Postiflation Bubbles –> Level ini menyatakan, bila alam semesta pada level I dapat dikelompokkan menjadi satu multiverse, maka jagad raya ini terdapat banyak multiverse. Teori ini didasarkan pada teori Chaotic Eternal Inflation , yang menyatakan bahwa jagad raya kita terus berkembang semakin membesar sejak terjadinya big bang hingga sekarang. Teori ini menyatakan bahwa kita selamanya tidak dapat melihat multiverse lainnya dikarenakan cepatnya perkembangan jagat raya yang menjadi perantara multiverse.
Level III : Quantum Many World –>Teori ini menyatakan bahwa alam semesta lainnya berada disekitar kita! Teori ini berkembang dari teori mekanika kuantum yang menyatakan bahwa proses kuantum acak menyebabkan alam semesta bercabang dengan banyaknya kemungkinan yang terjadi. Perbedaan mendasar pada level I dan III adalah letak alam semesta yang sama dengan alam semesta kita. Level I menyatakan bahwa alam semesta yang sama dengan alam semesta kita kita berada diluar horison , sedangkan level III mengatakan alam semesta yang sama dengan alam semesta kita kita berada pada cabang kuantum lainnya. Level III merupakan teori parallel universe yang paling tinggi kontroversialnya , karena teori ini berkembang dari teori mekanika kuantum yang juga kontoversial.
Level IV : Other Mathematical Structures –> Merupakan teori paralllel universe yang matematis dan menggunakan semua kemungkinan yang ada. Teori ini menyatakan bahwa alam semesta lainnya tidak hanya berada di luar horison alam semesta kita tetapi juga berbeda dengan alam semesta kita dalam segala hal , misalnya : waktu , hukum fisika , dan jagat raya. Alam semesta pada level IV ini sangat sulit untuk divisualisasikan karena banyaknya kemungkinan yang dapat terjadi. Salah satu buktinya adanya parallel universe ini ditemukan oleh dua orang ahli fisika, Dr.Robert Foot dan Dr.Saibal Mitra, Melbourne , Australia. Bukti tersebut mereka temukan pada penelitian asteroid Eros berupa adanya percikan mirror matter. Mereka mendefinisikan mirror matter sebagai bayang cermin dari sesuatu yang ada di alam semesta sebagai penyetabil alam semesta. Mirror Matter ini ada sebagai pemenuhan kodrati alam yang selalu simetris dan mempunyai dua sisi, kanan dan kiri. Alam semesta adalah sisi kiri dan mirror matter adalah sisi kanannya. Kita pada saat ini belum dapat melihat keberadaan mirror matter karena ia berinteraksi dengan alam semesta kita hanya melalui gravitasi.

Rahasia Bangsa Maya

by danzy on Jul.30, 2009, under Rahasia Bangsa Maya


Banyak orang pernah mendengar legenda budaya bangsa Maya. Selama ini, kesan sebagian besar orang terhadap bangsa Maya tidak terlepas dari suasana hutan belantara di benua Amerika. Menyinggung tentang bangsa Maya, yang terlintas dalam benak sejumlah orang adalah sekelompok orang Indian yang sekujur tubuhnya mengenakan pakaian bulu warna cemerlang, berputar mengelilingi lingkaran di bawah sinar rembulan melaksanakan upacara misterius, di tengah-tengah berdiri dukun sakti yang berilmu tinggi.



Memang benar, bangsa Maya tinggal di Amerika Tengah yang sekarang ini, bekas peninggalan sejarah yang misterius berada di dalam hutan belantara yang terpencil dan sepi, sekalipun begitu, ada beberapa orang yang mengetahui, bahwa bangsa Maya mempunyai hubungan yang sangat erat dengan bangsa Tiongkok dan Mongol di belahan bumi lain yang jauh. Peninggalan batu raksasa dan karya seni bangsa Maya yang mahatinggi, jauh melebihi kehebatan teknologi masa kini. Marilah kita lepaskan prasangka dan persepsi yang telah telanjur tertanam, menyelami kembali bekas kehidupan dan tempat tinggal bangsa Maya, melihat-lihat bagaimana dan apakah sebenarnya bangsa dan kebudayaan Maya.
Proses Penemuan
Bangsa Spanyol masuk ke Amerika Selatan pada abad ke-16, dengan status agresor mereka menjajah daratan yang asli ini. Penduduk Amerika Tengah dan Selatan ketika itu hidup sebagai petani yang primitif, mereka sama sekali tidak berdaya menghadapi kapal dan meriam kuat bangsa Spanyol. Dan dengan cepat, bangsa Spanyol menyebarkan agama mereka ke tempat tersebut, dua orang misionaris yang melihat kepercayaan takhayul dan ilmu sihir penduduk setempat, segera membakar tempat tersebut, mengakibatkan buku kuno yang disembunyikan semuanya terbakar musnah.
Tidak disangka bahwa buku-buku tersebut adalah buku kuno yang mencatat pusaka pengetahuan peninggalan kebudayaan bangsa Maya yang telah lama menghilang, di dalamnya tercatat secara terperinci tingkat ilmu pengetahuan dan budaya mereka yang mahatinggi pada masa itu. Mungkin demikianlah takdirnya, kini para ilmuwan yang menyelidiki kebudayaan Maya hanya bisa menggambarkan kehebatan budaya Maya saat itu secara tambal sulam berdasarkan potongan naskah yang berhasil dikumpulkan.

Bebatuan Raksasa di Hutan
Piramida bangsa Maya dapat dikatakan merupakan bangunan piramida kedua yang terkenal setelah piramida di Mesir. Kedua jenis bangunan piramida ini terlihat tidak begitu sama, warna piramida Mesir adalah kuning keemasan, sebuah piramida bersudut empat yang berbentuk kerucut, agak terkikis setelah berabad-abad tertiup angin dan diterpa hujan. Piramida Maya lebih rendah sedikit, disusun dari bebatuan raksasa yang berwarna abu-abu dan putih, tidak semuanya berbentuk kerucut, di puncaknya ada sebuah balairung untuk memuja dewa. Di sekeliling piramida Maya masing-masing memiliki 4 tangga, setiap tangga memiliki 91 undakan, secara total 4 buah tangga ditambah satu undakan bagian paling atas adalah berjumlah 365 undakan (91 x 4 + 1 = 365), tepat merupakan jumlah hari dalam satu tahun.



Bangsa Maya sangat memperhatikan ilmu perbintangan, baik di dalam maupun di luar bangunan semuanya adalah angka yang berhubungan dengan hukum peredaran benda langit. Selain jumlah undakan tangga, pada 4 bagian piramida masing-masing terdapat 52 buah relief 4 sudut, menandakan satu abad bangsa Maya adalah 52 tahun.
Observatorium astronomi bangsa Maya juga memiliki bentuk bangunan yang sangat spesifik. Dilihat dari sudut pandang masa kini, secara fungsional maupun bentuk luar observatorium bangsa Maya sangat mirip dengan observatorium masa kini, sebagai contoh misalnya menara pengamat observatorium Kainuoka, di atas teras yang indah dan sangat besar pada menara tersebut, terdapat undakan kecil bertingkat-tingkat yang menuju ke teras. Ada beberapa kemiripan dengan observatorium sekarang, juga merupakan sebuah bangunan tingkat rendah yang berbentuk tabung bundar, pada bagian atas terdapat sebuah kubah yang berbentuk setengah bola, kubah ini dalam rancangan observatorium sekarang adalah tempat untuk menjulurkan teropong astronomi. Empat buah pintu di lantai yang rendah tepat mengarah pada 4 posisi. Jendela di tempat itu membentuk 6 jalur hubungan dengan serambi muka, paling sedikit tiga di antaranya berhubungan dengan astronomi. Salah satunya berhubungan dengan musim semi (musim gugur), sedangkan dua lainnya berhubungan dengan aktivitas bulan.
Menara pengamat observatorium Kainuoka ini adalah peninggalan terbesar dalam sejarah, peninggalan sejarah yang lain juga memiliki bangunan yang serupa. Semuanya dalam posisi yang saling merapat dengan matahari dan bulan. Belakangan ini arkeolog beranggapan bahwa astronom bangsa Maya pada zaman purbakala telah membangun jaringan pengamat astronomi pada setiap wilayahnya.
Dinilai pada masa kini, bangunan tersebut cukup menakjubkan. Piramida Maya misalnya, bagaimanakah caranya memotong bebatuan berukuran sangat besar, diangkut ke tempat yang jauh dalam hutan belantara, bebatuan yang beratnya puluhan ton, ditumpuk hingga mencapai tinggi 70 meter, jika tidak ditunjang dengan alat angkut dan peralatan yang memadai, adalah sangat sulit untuk menyelesaikan pekerjaan tersebut. Dan suku bangsa yang hidup dalam hutan belantara, mengapa harus mengerahkan upaya dan tenaga sedemikian besar, membangun sebuah jaringan pengamat observatorium? Ditilik dari sejarah, teleskop baru ditemukan pada abad ke-16 oleh Galileo, setelah itu barulah muncul observatorium ukuran besar, dan konsep jaringan pengamat observatorium baru muncul pada zaman modern. Kala itu konsep yang demikian dapatlah dikatakan sangat maju dan canggih.



Hilang Secara Misterius
Lembaran budaya cemerlang yang ditulis bangsa Maya untuk sejarah manusia, telah kita ketahui tingkat keanggunannya. Arkeolog menganggap, kebudayaan bangsa Maya semestinya secara perlahan-lahan terbentuk sejak tahun 2000 SM hingga masa tahun 250 M, setelah tahun 250 M hingga masa tahun 900 M, budaya tersebut memasuki masa keemasan, dan pada abad ke-7 dan 8, memasuki masa yang sangat makmur dan sejahtera.
Tulisan paling dini bangsa Maya muncul menjelang dan sekitar Masehi, namun batu prasasti pertama yang tergali memperlihatkan catatan yang menulis tahun 292 M. Sejak itu, tulisan bangsa Maya hanya tersebar pada areal terbatas. Dan pada tarikh Masehi setelah pertengahan abad ke-5, tulisan bangsa Maya baru secara menyeluruh tersebar ke semua kawasan Maya. Misalnya batu prasasti terakhir diselesaikan pada 869 M, dan batu prasasti terakhir di seluruh kawasan Maya diselesaikan pada 909 M.
Menurut data penelitian: “Suatu hari di tahun 909 M, tanpa sebab yang jelas, 80% bangsa kuno Maya tiba-tiba saja menghilang, tidak hanya meninggalkan kuil yang belum selesai dibangun, bahkan sejumlah besar balairung dewa dan bangunan model raksasa semuanya ditinggalkan begitu saja, terbenam dalam reruntuhan tembok yang roboh. Semua pusat pemujaan juga terhenti aktivitasnya. Kemudian, sejak hari itu, kebijaksanaan leluhur lenyap dengan sangat cepat, dan bangsa Maya yang tertinggal pun mulai berubah menjadi buta pengetahuan dan merosot moralnya.”
Dari bukti penelitian ilmuwan ini, kita dapat memberikan penjelasan yang rasional: Setelah mengalami perkembangan budaya yang tinggi, dikarenakan perkembangan budaya materi, kehidupan bangsa Maya kuno lambat laun merosot, menuju kemerosotan moral masyarakat. Lalu sebagian yang masih disebut kebijaksanaan leluhur itu, pada kenyataannya adalah sekelompok orang yang telah jatuh merosot moralnya, mereka mendorong perkembangan hal yang tidak baik, membuat segenap masyarakat bangsa Maya kuno mengarah menuju kepunahan!
Meskipun terdapat sejumlah dokumen yang tersisa, namun sangat sulit bagi kita untuk memastikan peristiwa mengerikan apa yang sebenarnya terjadi pada tahun 909 M itu, berbagai macam versi hipotesa tentang kepunahan bangsa Maya, misalnya banjir, gempa bumi, angin topan, bencana maupun pendapat lainnya tentang wabah, keracunan massal, penyakit menular, bahkan dikatakan populasi yang membengkak, pembakaran hutan secara berulang kali untuk bercocok tanam yang mengakibatkan tanah gersang, ataupun bencana ekonomi, bahkan dikatakan invasi musuh, perang antarkota, pemberontakan kaum petani maupun masalah sosial seperti bunuh diri massal, dan pendapat lain yang tak terhitung jumlahnya. Apa pun penyebabnya sama sekali tidaklah penting, intinya adalah sejarah sekali lagi telah mempertahankan orang yang baik dan sederhana, sedangkan sebutan “buta pengetahuan dan merosot moralnya” yang digunakan untuk melukiskan keturunan bangsa Maya, hanyalah kaidah yang dilihat oleh mata manusia masa kini, sangat lugu dan baik seperti tidak berpengetahuan, tidak tahu mengejar keuntungan mendatangkan keputusasaan. Pertanyaannya adalah mengapa sejarah manusia lagi-lagi mencatat lenyapnya umat manusia yang disebut sebagai “kebijaksanaan leluhur”?

Mayan Crystal Skulls

by danzy on Jun.23, 2009, under Mayan Crystal Skulls

Crystal Skull merupakan salah satu artifak peninggalan Bangsa Maya yang paling fenomenal setelah Mayan Calendar.
Dikisahkan pada waktu dua peradaban maju masa silam, yaitu Atlantis dan Lemuria hancur diterpa oleh bencana yang sangat hebat, ada 13 buah tengkorak kristal yang ditinggalkan bangsa Atlantis untuk para keturunan yang berhasil selamat dari bencana tersebut, keturunan yang berhasil selamat tersebut adalah Bangsa Maya.
Seperti yang ceritakan oleh banyak para sejarawan, Maya merupakan keturunan dari Bangsa Atlantis yang berhasil selamat dari bencana dan kembali membuat satu tonggak peradaban baru ditempat mereka berhasil menyelamatkan diri (Kawasan Mesoamerika/Amerika Latin).



Kini, ke-13 tengkorak kristal tersebut telah banyak yang menghilang, mungkin telah tersebar diberbagai kawasan didunia. Namun, terdapat suatu rahasia besar yang tersembunyi dibalik ke-13 tengkorak
kristal tersebut. Menurut beberapa lembaran kisah yang dituliskan Bangsa Maya untuk peradaban
manusia, jika ke-13 tengkorak kristal ini digabungkan bersama, tengkorak-tengkorak ini dapat menyingkap informasi tentang asal usul kita dan bagaimana cara untuk menghindari bencana di masa yang akan datang. Leluhur bangsa maya dapat membuat tengkorak-tengkorak tersebut berbicara, dan rahangnya dapat bergerak-gerak.
Terlepas dari legenda diatas, kini kita membicarakan tentang misteri dari Crystal Skulls yang lainnya, yaitu
bagaimana menjelaskan cara peradaban manusia masa lalu memahat tengkorak-tengkorak ini dengan bentuk yang sangat detail dan sempurna?
Perlu kita ketahui, dengan menggunakan peralatan masa kini yang serba canggih dan modern saja, kira-kira dibutuhkan waktu satu tahun untuk memahatnya dan mungkin hasil pahatan-nya tidak sempurna seperti Crystal Skulls yang asli, baik itu bentuk dari pahatan-nya maupun karakteristik-nya yang mampu
bertahan menghadapi goncangan-goncangan dan panas bumi.
Lalu teknologi seperti apakah yang mereka gunakan untuk menciptakan sebuah mahakarya yang tak ternilai harganya itu?
Itulah salah satu pertanyaan yang masih sulit diterangkan oleh para Ilmuwan sampai saat ini, apalagi kita ketahui bahwa kristal merupakan jenis karakteristik mineral dengan struktur molecular symmetry yang sangat sempurna, sehingga sedikit saja melakukan kesalahan dalam memotong dan mengukir melawan poros ini, maka kristal akan hancur. Sungguh sangat rumit, walaupun dikerjakan dengan teknologi yang sangat canggih sekalipun.

October 14, 2009

Bercinta Basah-basah

Berita Kompas.com


Variasi merupakan kata kunci yang sangat penting untuk mencegah kebosanan dalam relasi seksual. Wujud variasi pun bisa bermacam-macam, posisi, cara berhubungan, juga lokasinya, misalnya bercinta basah-basah alias di air.

Bagaimanapun, bercinta di air tak semudah melompat ke dalam kolam renang. Malah, bercinta dalam air agak berbahaya, terutama untuk wanita. Sebelum melakukannya, simak tips untuk merasakan nikmatnya surga dunia di dalam air.

Pastikan aman
Meski bercinta dalam air terlihat menyenangkan, Anda tetap harus mengutamakan faktor keamanan. Sayangnya, jika Anda ingin menggunakan kondom, ketahuilah bahwa air dan kondom bukan kombinasi yang baik.

Air panas dan bahan kimia dalam air, seperti klorin, akan berpengaruh pada daya tahan kondom dan membuat kondom mudah terkoyak. Masalah lainnya adalah kondom lebih gampang terlepas. Sebaiknya Anda menyiapkan kondom cadangan.

Tetaplah basah
Mungkin Anda merasa dengan banyaknya air di sekeliling Anda, hal itu akan menambah lubrikasi. Sayangnya tidak demikian. Air juga akan menghilangkan lubrikasi alami dari tubuh wanita, dan ini akan menyebabkan hubungan seks tak nyaman lagi. Anda bisa memilih menggunakan lubrikan berbahan silikon yang tidak larut dalam air sehingga penetrasi terasa nyaman.

Siap berbasah-basah
Oke, kini masalah kondom dan lubrikan sudah teratasi. Artinya, Anda sudah siap berbasah-basah dengan si dia. Sekarang mari kita kupas untung-rugi berhubungan seks di lokasi "berair" berikut ini,

Kolam renang
Kolam renang umum bukanlah pilihan untuk aktivitas yang satu ini. Karena itu, pilihannya adalah kolam renang pribadi. Masalahnya, bila bercinta di tempat ini, klorin dari kolam renang akan masuk ke dalam tubuh wanita dan bisa menyebabkan infeksi. Pilihan yang tepat adalah seks oral. Mintalah pasangan duduk di tepi kolam atau tangga, sementara Anda berdiri di dalam air atau sebaliknya.

"Bathtub"
Jika bathtup Anda berukuran kecil, Anda akan sulit melakukan posisi missionary (pria di atas). Namun, shower ataubathtub merupakan tempat yang ideal untuk melakukan seks sambil berdiri. Untuk menjaga keselamatan, letakkan karpet antislip di kamar mandi atau bathtub. Anda juga bisa memasang pipa untuk berpegangan saat sedang beraksi.

Di tempat terbuka
Pantai mungkin terasa eksotis dan menimbulkan sensasi tersendiri untuk berintim-intim. Sayangnya, pasir dan air laut bukanlah sahabat yang baik untuk vagina. Cara yang terbaik untuk melakukannya adalah memilih dataran kering atau menggelar alas yang cukup luas untuk bercinta. Namun ingat, bercinta di tempat umum merupakan perbuatan terlarang. Kalaupun Anda memilihnya, tingkatkan kewaspadaan.
Bila setelah membaca artikel ini Anda merasa bercinta di air terlalu "ribet", Anda bisa menggantinya dengan melakukan foreplay di air sebelum lompat ke "menu utama" di tempat tidur.

Potong Gambar di Microsoft Word

Potong Gambar di Microsoft Word
Berita Kompas.com

Bayangkan kalau Anda punya dokumen yang berisi gambar di tengah-tengah dokumen. Lalu, untuk membuat dokumen lebih rapi, Anda hendak memotong gambar itu.

Untuk memotong gambar di Microsoft Word, ada dua cara. Kita bisa mengambil gambar dari dokumen tersebut, lalu menyuntingnya dengan aplikasi pengolah gambar. Itu cara pertama. Cara kedua adalah sunting langsung di Microsoft Word.

Misalnya, Anda hanya membutuhkan tampilan Standard toolbar, dari hasil tangkapan layar (print screen) yang sudah Anda lakukan. Proses pemotongan (crop) dapat dilakukan dengan langkah berikut.
1. Paste hasil print screen Anda.
2. Klik gambar yang dimaksud.
3. Secara default begitu Anda klik gambar hasil print screen tersebut, toolbar Picture akan aktif.
4. Klik pada ikon Crop di sebelah kiri ikon Line style.
5. Klik, lalu seret sudut atau pada kotak putih kecil pada gambar yang dimaksud.
6. Tentukan sesuai ukuran yang Anda kehendaki.

Mengubah Bentuk Foto

Mengubah Bentuk Foto
Berita Kompas.com

Membuat karya publikasi sederhana tidak melulu harus menggunakan peranti lunak khusus yang harganya mahal seperti Photoshop. Publikasi sederhana biasanya cuma berisi sisipan gambar berupa clip art.

Bagaimana jika Anda ingin menampilkan gambar atau foto selain clip art pada puisi Anda, namun foto itu ingin terlihat menarik bukan hanya berbentuk kotak? Anda dapat membentuk foto Anda dengan bentuk-bentuk menarik yang ada pada tombol AutoShapes.

Caranya begini.
1. Klik tombol [Auto Shapes] yang terletak di bagian bawah jendela Microsoft Word.
2. Pilih bentuk yang Anda inginkan, misalnya bentuk jantung hati.
3. Setelah itu klik gambar AutoShapes tadi, lalu klik tab [Format] > [Background] > [Fill effect].
4. Pada “Fill effect” pilih tab [Picture] lalu pilih gambar yang akan Anda bentuk dengan mengklik [Select picture].

Cara Gampang Bikin Kartu Nama

Cara Gampang Bikin Kartu Nama
Berita Kompas.com

Ritual bertukar kartu nama bukan ritual asing, bukan? Tidak perlulah kita pesan kartu nama di percetakan ketika kita butuh kartu nama instan. Buat dan cetak saja sendiri. Lebih cepat prosesnya. Selain itu, Anda bisa menambahkan identitas yang bersifat pribadi di kartu nama Anda agar tampil beda dan lebih jreng.

Tidak perlu peranti khusus yang harus diunduh atau dii-nstal lagi untuk urusan bikin kartu nama pribadi. Kita pakai saja peranti yang sudah sering kita pakai untuk mengetik, yakni Microsoft Word.

Begini langkah-langkahnya:
1. Aktifkan aplikasi Word Anda dengan mengklik ikon Microsoft Word yang ada di menu [Start] > [Programs] > [Microsoft Office Word].
2. Untuk membuat kartu nama, klik menu [Tools] > [Letters and Mailings] > [Envelope and Labels] yang terdapat pada toolbars “Commands Menu”.
3. Setelah muncul jendela “Envelope and Labels”, klik pada tab [Labels] untuk mulai membuat data pada kartu nama Anda.
4. Tuliskan data Anda pada kotak teks di bawah label “Address” dan atur ukuran kartu nama Anda pada tombol “Options”.
5. Sebagai contoh tampak pada gambar bahwa kartu menggunakan tipe “Avery Standard 3612” untuk “Business Card”.
6. Lalu pada kotak [Print] beri tanda pada tombol radio [Full page of the same label] agar kartu nama Anda tercetak dalam satu lembar kertas ukuran A4.
7. Klik tombol [New Document] agar Anda dapat melihat bentuk dari kartu nama dalam bentuk satu lembar kertas ukuran A4. Biasanya, pada satu lembar A4 akan diperoleh 8 lembar kartu nama.
8. Setelah muncul kartu nama dalam satu lembar A4, Anda dapat memberikan gambar latar yang berbeda-beda untuk setiap kartu nama Anda.

Visual Basic-Find All Words In String

Find All Words In String

Agar Coding dibawah ini dapat berjalan dengan baik, hilangkan tanda '<' & '>' yang berwarna Biru.

Code:
lngPlace = 1
Do Until lngPlace = 0
lngPlace = InStr(lngPlace, Packet, "<>a href=", vbTextCompare)
HAXXX = lngPlace + 8
lngPlace = lngPlace + 1
lngLength = InStr(HAXXX + 1, Packet, "<>", vbTextCompare)
lngLength = lngLength - HAXXX
strUrl = RemoveFlack(Mid$(Packet, HAXXX, lngLength)) 'grab url
Text1.Text = Text1.Text & vbNewLine & strUrl 'add both to list
X = X + 1
Loop

Creating a find word in document-visual basic

Visual Basic - Creating a find word in document
=====================================================================================

Question
i want to create a program which can find a specified word in a
rich text box of a visual basic form and can highlight the word and move the cursor to that word. plz help me with the coding

Answer
I've create a sample you can use to figure this one out. Basically you want to use the Instr function to find the text. You can use the SelStart and SelLength properties of the textbox to highlight the word and move the cursor once found.

I've created a new form and added a richtextbox named txtDocument. I've added a regular textbox named txtFind. Finally I've added a button named cmdFind. Here is the code to search for text. Each time you click the button it searches for the next match.

Option Explicit

Private Sub cmdFind_Click()
ExecuteSearch
End Sub

Private Sub ExecuteSearch()
Dim sFind As String
Dim nFindIndex As Integer
Dim nStartIndex As Integer

sFind = txtFind.Text

nStartIndex = txtDocument.SelStart + txtDocument.SelLength

If nStartIndex = 0 Then
nStartIndex = 1
ElseIf nStartIndex >= Len(txtDocument.Text) Then
If PromptForSearchFromBeginning Then
txtDocument.SelStart = 1
txtDocument.SelLength = 0
nStartIndex = 1
End If
End If

nFindIndex = InStr(nStartIndex, txtDocument.Text, txtFind.Text, vbBinaryCompare)

If nFindIndex > 0 Then
txtDocument.SelStart = nFindIndex - 1
txtDocument.SelLength = Len(txtFind.Text)
txtDocument.SetFocus
Else
If InStr(1, txtDocument.Text, txtFind.Text, vbBinaryCompare) Then
If PromptForSearchFromBeginning Then
txtDocument.SelStart = 1
txtDocument.SelLength = 0
'Make recursive call
ExecuteSearch
End If
End If
End If
End Sub

Private Function PromptForSearchFromBeginning() As Boolean
Dim eMsgBxRslt As VbMsgBoxResult
Dim bRetVal As Boolean

eMsgBxRslt = MsgBox("End of Document reached" & vbNewLine & "Would you like to start from the beginning?", vbYesNo, "End of Document")
bRetVal = (eMsgBxRslt = vbYes)

PromptForSearchFromBeginning = bRetVal
End Function

keyascii codes

keyascii codes

Key Codes
=========
Constant Value Description
vbKeyLButton 1 Left mouse button
vbKeyRButton 2 Right mouse button
vbKeyCancel 3 CANCEL key
vbKeyMButton 4 Middle mouse button
vbKeyBack 8 BACKSPACE key
vbKeyTab 9 TAB key
vbKeyClear 12 CLEAR key
vbKeyReturn 13 ENTER key
vbKeyShift 16 SHIFT key
vbKeyControl 17 CTRL key
vbKeyMenu 18 MENU key
vbKeyPause 19 PAUSE key
vbKeyCapital 20 CAPS lock key
vbKeyEscape 27 ESC key
vbKeySpace 32 SPACEBAR key
vbKeyPageUp 33 PAGE UP key
vbKeyPageDown 34 PAGE DOWN key
vbKeyEnd 35 END key
vbKeyHome 36 HOME key
vbKeyLeft 37 LEFT ARROW key
vbKeyUp 38 UP ARROW key
vbKeyRight 39 RIGHT ARROW key
vbKeyDown 40 DOWN ARROW key
vbKeySelect 41 SELECT key
vbKeyPrint 42 print SCREEN key
vbKeyExecute 43 EXECUTE key
vbKeySnapshot 44 SNAPSHOT key
vbKeyInsert 45 INS key
vbKeyDelete 46 DEL key
vbKeyHelp 47 HELP key
vbKeyNumlock 144 NUM lock key

KeyA Through KeyZ Are the Same as Their ASCII Equivalents: 'A' Through 'Z'
==========================================================================
Constant Value Description
vbKeyA 65 A key
vbKeyB 66 B key
vbKeyC 67 C key
vbKeyD 68 D key
vbKeyE 69 E key
vbKeyF 70 F key
vbKeyG 71 G key
vbKeyH 72 H key
vbKeyI 73 I key
vbKeyJ 74 J key
vbKeyK 75 K key
vbKeyL 76 L key
vbKeyM 77 M key
vbKeyN 78 N key
vbKeyO 79 O key
vbKeyP 80 P key
vbKeyQ 81 Q key
vbKeyR 82 R key
vbKeyS 83 S key
vbKeyT 84 T key
vbKeyU 85 U key
vbKeyV 86 V key
vbKeyW 87 W key
vbKeyX 88 X key
vbKeyY 89 Y key
vbKeyZ 90 Z key

Key0 Through Key9 Are the Same as Their ASCII Equivalents: '0' Through '9
=========================================================================
Constant Value Description
vbKey0 48 0 key
vbKey1 49 1 key
vbKey2 50 2 key
vbKey3 51 3 key
vbKey4 52 4 key
vbKey5 53 5 key
vbKey6 54 6 key
vbKey7 55 7 key
vbKey8 56 8 key
vbKey9 57 9 key

Keys on the Numeric Keypad
==========================
Constant Value Description
vbKeyNumpad0 96 0 key
vbKeyNumpad1 97 1 key
vbKeyNumpad2 98 2 key
vbKeyNumpad3 99 3 key
vbKeyNumpad4 100 4 key
vbKeyNumpad5 101 5 key
vbKeyNumpad6 102 6 key
vbKeyNumpad7 103 7 key
vbKeyNumpad8 104 8 key
vbKeyNumpad9 105 9 key
vbKeyMultiply 106 MULTIPLICATION SIGN (*) key
vbKeyAdd 107 PLUS SIGN (+) key
vbKeySeparator 108 ENTER (keypad) key
vbKeySubtract 109 MINUS SIGN (-) key
vbKeyDecimal 110 DECIMAL POINT(.) key
vbKeyDivide 111 DIVISION SIGN (/) key

Function Keys
=============
Constant Value Description
vbKeyF1 112 F1 key
vbKeyF2 113 F2 key
vbKeyF3 114 F3 key
vbKeyF4 115 F4 key
vbKeyF5 116 F5 key
vbKeyF6 117 F6 key
vbKeyF7 118 F7 key
vbKeyF8 119 F8 key
vbKeyF9 120 F9 key
vbKeyF10 121 F10 key
vbKeyF11 122 F11 key
vbKeyF12 123 F12 key
vbKeyF13 124 F13 key
vbKeyF14 125 F14 key
vbKeyF15 126 F15 key
vbKeyF16 127 F16 key

Koneksi PHP Oracle dengan XAMPP

Koneksi PHP Oracle dengan XAMPP
[visitus: www.goaliya.com]

Database oracle adalah database yang di dalamnya terdapat beberapa fungsi yang
dapat dipakai sehingga memudahkan admin untuk mengolah suatu data. Namun pada
kenyataannya mengoneksi PHP ke Oracle tidaklah semudah mengoneksi PHP ke
mysql. Oleh karena itu penulis ingin berbagi ilmu yang telah didapat penulis selama
ini, semoga dapat membantu.

I. Instalasi PHP Oracle dengan XAMPP

1. Menginstall XAMPP
2. Mengonfigurasi Extension Oracle pada XAMPP
Karena default dari XAMPP adalah PHP mysql, maka kita perlu
mengonfigurasikan extention Oracle, langkahlangkahnya
adalah sebagai berikut :
· Buka php5.ini di C:\apachefriends\xampp\php (tempat menginstall XAMPP),
kemudian cari tulisan ;extension=php_oci8.dll dan ;extension=php_oracle.dll,
sekarang hapus bagian titik komanya saja.
Contoh :

;extension=php_oci8.dll menjadi extension=php_oci8.dll

· Lakukan hal yang sama pada filefile berikut :

php4.ini di C:\apachefriends\xampp\php\php4
php.ini di C:\apachefriends\xampp\php
php.ini di C:\apachefriends\xampp\apache\bin

· Sekarang menginstall config PHP, jalankan phpswitch.bat di C:\apachefriends\xampp, switch dahulu ke php4 dengan menekan tombol 4.

· Jalankan lagi phpswitch.bat sekarang switch ke php5 dengan menekan tombol 5.

II. Menjalankan Program XAMPP

1. Klik icon XAMPP control panel
2. Klik tombol start pada opsi apache, untuk mengaktifkan Apache
3. Jalankan browser anda, pada URLnya isikan http://localhost kemudian enter,
jika telah terinstall dengan baik URL secara langsung akan menunjuk
http://localhost/xampp/splash.php.

III. Koneksi PHP ke database Oracle

Setelah proses instalasi, sekarang kita kan mencoba mengoneksikan PHP dengan
Oracle, langkahlangkahnya
adalah sebagai berikut :

1. Aktifkan apache.
2. Akifkan database Oracle.
3. Buat folder baru bernama latihan di C:\apachefriends\xampp\htdocs.
4. Buat script php seperti berikut dan namakan dengan koneksi.php

$koneksi=ocilogon("username","password","host string");
if ($koneksi)
{
echo "Koneksi Berhasil";
}
else
{
echo "Koneksi Gagal";
}*/
?>

Cat : ocilogon(”username”,”password”,”host string”).
username,password, host string, sesuai dengan username, password,dan host string di oracle.
5. Simpan file tersebut di folder latihan.
6. Jalankan browser anda, pada URL ketikkan seperti berikut
http://localhost/latihan/koneksi.php, jika berhasil maka akan muncul pesan
Koneksi Berhasil. Untuk pembelajaran query lebih lanjut, insyaallah akan saya tampilkan di artikel berikutnya, selamat mencoba, ganbatte kudasai!.

October 12, 2009

Jejak Kehidupan Luar Bumi

Jejak Kehidupan Luar Bumi
by danzy on Aug.08, 2009, under Jejak Kehidupan

Banyak laporan yang tercatat dari beberapa orang yang mengaku pernah melihat “kendaraan asing” atau bahkan berkomunikasi dengan “makhluk” asing yang bukan merupakan penduduk bumi.
Pro dan kontra tentang makhluk ini masih terasa suaranya, hingga roket pulsa nuklir berkecepatan 41.400 kilo meter per detik “daedalus” dirancang orang , sementara laporan-laporan baru tak henti datang dan memberi bukti.
Laporan yang cukup tua mengenai kehidupan di langit lain ialah berasal dari abad ke-15 SM, yg tertera dalam buku harian Thutmosis III (Fir’aun Mesir kuno , 1504-1450 SM). Laporan dalam papirus tulli tersebut adalah sebagai berikut:
Dalam tahun duapuluh dua, dalam bulan kedua musim dingin, pada jam keenam bulan hari itu….para penulis dari rumah kehidupan melihat adanya sebuah lingkaran api yg muncul di angkasa. Dia tidak memiliki kepala dan nafasnya berbau busuk (maksudnya asap yang keluar dari benda tersebut), panjang 1 rod (5 meter) , lebarnya 1 rod, dia tidak bersuara. Karena kebingungan mereka bertiarap…Mereka menghadap Fir’aun untuk melaporkan apa yang telah mereka lihat.
Baginda Raja merenungkan dan memikir-mikir persoalan itu. Sementara…beberapa hari kemudian benda-benda itu bertambah banyak di angkasa. Angkatan perang Fir’aun terus mengawasi benda-benda itu tatkala Baginda Raja berada ditengah tengah mereka. Waktu itu adalah waktu setelah makan malam.Lingkaran api itu kemudian semakin naik lebih tinggi di angkasa menuju ke selatan. Ikan dan Itik berjatuhan dari udara. Dan Fir’aun menyuruh mengambil kemenyan, yang kemudian dibakarnya untuk mendapatkan keamanan dan ketentraman dalam kehidupan rakyatnya..



Salah satu bagian relief di Pyramid Khufu, mungkin ini bisa menunjukkan bahwa benar bangsa Mesir Kuno pernah didatangi para Alien, dan ini sekaligus bisa dijadikan bukti bahwa UFO / Alien sudah menampakkan batang hidungnya sejak ribuan tahun yang lalu
Kesaksian lain yg cukup khas dan sempat dicatat adl ketika Jhon O’Neill, seorang editor sains dari New York Herald Tribune, tengah meneropong bulan pada malam tanggal 29 Juli 1953. Ia menyaksikan suatu benda semacam “jembatan” aneh memanjang 12 mil di daerah Mare Crisium Bulan. Benda tersebut yang sebelumnya tidak ada. Sementara penyaksian O’neill dicemooh oleh astronom lain, munculah kesaksian pakar bulan paling top dari Inggris H.P. Wilkins, yang menyatakan bahwa ia pun menyaksikan “jembatan” aneh yang tiba-tiba muncul itu. Setelah itu, Patrick Moore, anggota British yang menghubungkan satu gunung dengan gunung lainnya di dataran Mare Crisium atau Sea of Crisis. Yang lebih aneh lagi,
84 tahun sebelum kesaksian O’Neill, Swift dari Mattoon II, menyaksikan objek-objek yg bergerak melintasi bulan pada tanggal 7 Agustus 1869,dua puluh menit sebelum terjadi gerhana matahari total.
Bahkan lima tahun sesudahnya, tepatnya pada tahun 1874, Monsieur Lamey, pakar langit dari Perancis, melaporkan bahwa dirinya melihat obyek-obyek yang jumlahnya sangat banyak, berwarna hitam, berbondong-bondong melintasi permukaan bulan.
Di Indonesia, Dedi Suardi, pada ahir Agustus 1983 pernah menyaksikan kejadian aneh dipermukaan bulan. Pada waktu itu sekitar jam 6 sore, yang disaksikan pula oleh tetangganya , tatkala sedang mengintip bulan sabit melalui bintang Calestron Catadioptric yang berdiameter 8 inchi, ia tiba-tiba melihat benda hitam mirip anak panah yg dengan gesitnya hilir mudik dari ujung kiri bulan ke ujung kanan bulan yang. Fenomena yang mengejutkan itu terasa fantastis lagi karena guna mencapai sisi bulan yang lain, benda aneh itu cuma membutuhkan waktu ½ detik!! Kejadian itu berlangsung selama satu jam sebelum lenyap dari pandangan teleskop.
Mungkinkah ada kehidupan di luar bumi ini? Untuk menjawab pertanyaan itu, saya mencoba mengutip Teori Multi Universe yang dilontarkan oleh Hugh Everett.
Teori Multi Universe merupakan sebuah teori yg cukup bernada surialistik, yg mengatakan bahwa jagad raya kita merupakan salah satu dari demikian banyak jagad raya yang sejajar dan berhimpitan, yg ditinggali oleh makhluk-makhluk seperti kita juga.
Teori Ilmuwan dari Universitas Pricenton tersebut benar-benar membuat suatu kejutan terhadap dunia Ilmu, sebab ternyata Hugh Everett sendiri telah berhasil menjelaskan banyak gejala fisika kuantum yg sebenarnya sebelumnya sulit diterangkan secara teoritis.
Gejala fisika kuantum yg sulit diterangkan itu ialah mengenai pertentangan antara gelombang dan zarah.yang pertama determinisik sifatnya (dapat dipastikan sebelumnya), sedangkan kedua kebalikannya, yaitu cuma dapat diperkirakan probabilitasnya.
Menurut Everett, meskipun jagat raya yang berlainan itu sejajar dan berhimpitan, namun kita tidak mungkin datang kejagad raya lain lewat sistem ruang waktu yang kita miliki.
Hal ini berarti bahwa guna datang ke jagad raya lain yang berhimpitan, kita mesti harus menguasai terlebih dahulu sistem ruang waktu yang sama sekali masih asing bagi kita.
Dan ternyata ,apa yang dikatakan sebagai “The Invisible Window” masih belum terpecahkan oleh manusia di bumi. Tapi saya yakin dan optimis, pada suatu saat nanti manusia bumi dapat menemukan konsep teknologi yang sama sekali berbeda dengan konsep yang kita kenal selama ini.
Nah disinilah yang menurut saya paling menarik, imbas dari the invisible window tadi , dikatakan bahwa dalam dimensi yang berbeda “bersembunyilah” bumi lain yang paralel dengan bumi tempat kita hidup.
Tapi masalahnya dalam keadaan bebas tanpa terpengaruh gravitasi, barulah kita mampu bergerak atau melayang dari bumi ini ke bumi asing yg berada dalam rangkaian kesatuan yang sama.
Andai memang ada yang secara ilmiah disebut antimateri, maka antimateri inilah yang tak akan terpengaruh oleh tarikan gravitasi bumi. Membingungkan ya teorinya?
Dalam bukunya yg berjudul The Live in the Sky, Trevor James Constable mengajukan teori bahwa, ” pemandangan aneh” yg selama ini dilaporkan orang terkesima di langit luas adalah hewan-hewan antariksa.
Hewan-hewan antariksa tersebut merupakan jasad makhluk hidup berwujud amuba yg terdiri
dari plasma. Dalam keadaan biasa, hewan-hewan tersebut tak tampak oleh mata telanjang, karena berada dalam kawasan infra merah dari spektrum yang tampak , bergetar dalam cahaya kemerah-merahan hingga warna jingga , dan seringkali terlihat teramat terang dan menyilaukan.
Karena terbentuk dari plasma, hewan-hewan tersebut mampu merubah tingkat kepadatannya
sehingga tampak bagaikan benda padat.
Lingkungan hidupnya disinyalir di kawasan stratosfer keatas, dan hewan-hewan tersebut bergerak dengan biotenaga pada kecepatan yang amat tinggi, yg sekali tampak dari bumi bagaikan meteor cemerlang yg membelah langit.
The Dogons
Berbagai hipotesis extra-terestrial tak henti-hentinya digencarkan oleh para pakar langit yang ingin mendapat jawaban pasti akan teka-teki ada atau tidaknya peradaban di planet lain.
Suatu hipotesis yang sangat mengejutkan dunia langit adalah ketika Robert K.G. Temple, F.R.A.S., lewat bukunya The Sirius Mystery, bahwa ia menemukan fakta yang membingungkan tentang suku Dogon.
Suku Dogon ini merupakan sebuah suku di benua Afrika yang masih hidup secara primitif, namun mereka ternyata memuja makhluk-makhluk yang mereka hubungkan dengan sistem bintang Sirius.
Anehnya, tanpa peralatan-peralatan ilmiah yg canggih, Suku Dogon mengetahui secara teliti gerakan maupn karakteristik “pengiring” bintang Sirius yang sangat-sangat sulit untuk diamati oleh mata telanjang.
Hipotesis Temple yg cukup berani lagi menyatakan bahwa 3000 tahun Sebelum Masehi, bumi purba pernah dikunjungi oleh makhluk amfibi dari kawasan Sirius.
Makhluk-makhluk asing tersebut berhasil mencitra peradaban Sumeria dan Mesir Kuno.
Menurut tinjauan Astronomis, Sirius merupakan bintang kembar yg jauhnya 8,7 tahun cahaya dari bumi. Tatkala bintang Sirius tampak cemerlang disebelah timur senja hari pada Zaman Mesir Kuno, para penduduk siaga, karena mereka meyakini bahwa musim penghujan akan segera tiba dan akan menyebabkan banjir dari Sungai Nil.
Oleh karena itu, munculah pemujaan terhadap bintang Sirius di Mesir, yang setelah beberapa abad masih dilakukan oleh bangsa Arab Jahiliyah.
Namun pemujaan thd bintang Sirius ini siapa tahu juga disebabkan oleh “kunjungan” oleh para penghuni planet-planet yg mengiringi bintang yang amat cemerlang itu, andai benar wisata antar bintang telah terjadi.
Mungkinkah Dulu di Mars Ada Suatu Peradaban?
Mars adalah planet keempat dari Matahari. Mars dijuluki sebagai Planet Merah karena ada debu berwarna kemerahan yang melingkupinya. Manusia belum pernah mencapai Mars, tetapi Planet ini sudah pernah dikunjungi oleh kendaraan jelajah yg identik.
Pelacakan terhadap kemungkinan adanya kehidupan di antariksa lain terus dilakukan hingga zaman modern ini.
Dari hasil foto tentang planet Mars yang merah, sebagai hasil kejelian kamera Viking I dan Viking II, tampaklah sesuatu yang dapat dijadikan bukti ilmiah bahwa di Mars memang pernah ada peradaban.
Lembaga-lembaga independen Amerika non-profit yang menganalisis foto-foto daratan Mars
menyodorkan sebuah foto yang menggambarkan arca muka “manusia” sepanjang 1,6 kilo meter yang saat ini mungkin sudah banyak terkikis.
Lalu, satu lagi menggambarkan sebuah piramida bersudut lima.
Menurut lembaga tersebut, foto-foto khas yang dianalisis dengan komputer supercanggih di
Amerika itu menunjukkan bahwa pada suatu rentang waktu purba, di Planet Mars pernah berlangsung suatu peradaban.
Dan banyak para astronom meyakini, sisa-sisa kehidupan masih berlangsung di Mars, maka pencarian itu masih terus dilakukan secara intensif oleh NASA.
Pada tahun 2003 lalu, Amerika berhasil meluncurkan sebuah roket Delta-2 dan mengeluarkan detektor planet Mars dari orbit bumi dengan sempurna, menuju Mars, membangkitkan semangat yang sudah lama membayangi pesawat Challenger akibat kegagalan penyelidikan Mars di masa lalu. Proyek monumental yang menelan biaya US$ 800 juta ini merupakan salah satu usaha dari NASA untuk memastikan apakah pernah ada kehidupan di Mars.
Amerika masih memiliki sebuah detektor lainnya, namanya Destiny..
Di sana kandungan tertentu pada feri oksida lebih besar. Ini menandakan di tempat tersebut terdapat air dalam jangka panjang di masa lalu. Penanggung jawab ilmiah NASA Welle mengatakan, “Misi kami kali ini adalah mencoba memahami keberadaan air di atas bintang Mars telah bertahan berapa lama. Inilah kunci kehidupan. Entah di mana pun, jika air bisa bertahan jutaan tahun, maka kehidupan bisa bangkit.”
Ilmuwan berharap dapat menemukan jejak yang pernah ada di batu karang dan tanah, yaitu jejak air yang pernah eksis untuk mempertahankan kehidupan, meneliti apakah pernah ada air, kondisi zat cair tersebut apakah memiliki kadar air yang cukup, telah berlangsung cukup lama, serta cukup untuk menghasilkan kehidupan.
Jika tidak ditemukan bukti, maka orang-orang harus mempertimbangkan kembali pandangan masa lalu. Yakni bahwa planet Mars pernah hangat dan lembab. Kedua perangkat detektor planet Mars ini menggunakan tenaga penggerak energi surya, mampu bergerak sekitar 30-40 meter setiap hari. Kedua kereta detektor bintang Mars ini dilengkapi dengan kamera video dan mikroskop, serta mesin pemecah batu, untuk penyelidikan komposisi batu Mars bagian dalam.
Gambar yang diambil oleh pesawat luar angkasa milik NASA, Mars Global Surveyor menunjukkan adanya air yang cair (tidak membeku) pada permukaan Mars, sebuah penemuan menarik yang barangkali dapat menjelaskan apakah ada kehidupan di Planet Merah ini.
Namun sebenarnya , tanda-tanda air pernah eksis di Planet Mars setidaknya pernah terlacak oleh Misi Spirit dan Oportunity pada tahun 2004.
Kedua kendaraan jelajah tersebut tiba di Mars setelah melakukan perjalanan selama tujuh bulan dari Bumi. Spirit mendarat di sebuah kawah selebar 150 km di Mars yang diyakini sebagai dasar danau kuno. Opportunity mendarat di sisi lain permukaan Mars yang memiliki banyak mineral yang terbentuk di Bumi dalam mata air panas dan danau.
Spirit dan Opportunity beroperasi selama lebih dari 90 hari untuk mempelajari planet Mars. Mereka memiliki lengan robotik yang dilengkapi alat untuk menghilangkan lapisan luar batuan yang berdebu sehingga kaca pembesar dan alat penganalisa pada lengan robotik bisa mempelajari material di bawahnya.
Danau yang mengering di permukaan Mars membuktikan bahwa air pernah mengalir di planet ini. Satu-satunya air yang masih ada di permukaan Mars telah membeku di kutubnya, Jika air pernah mengalir di Mars maka kehidupan juga mungkin ada disana.

Black Hole

Black Hole
by danzy on Jul.18, 2009, under Black Hole


Misteri lubang hitam yang ada di luar angkasa hampir mirip dengan banyak kejadian aneh dan misterius yang terjadi di kawasan Segitiga Bermuda. Tapi berbeda dengan kasus-kasus di Segitiga Bermuda yang rata-rata menelan kapal laut maupun pesawat terbang, lubang hitam jauh lebih mengerikan, ia digambarkan berbentuk lubang gravitasi yang ukurannya dapat lebih luas/besar daripada matahari, serta ia mampu menarik, menghisap dan menelan apa saja yang berada didekatnya, termasuk planet.



Bahkan partikel cahaya-pun tidak mampu untuk meloloskan diri dari tarikan gravitasi lubang hitam yang super dahsyat. Misteri yang menyelubungi terjadinya fenomena lubang hitam bagaimanapun juga hanya mampu di pelajari dari jauh, lantaran kemampuan sains dan teknologi manusia masih belum mampu membawa mereka menghampiri lubang itu.
Teori lubang hitam dikenalkan lebih dari dua ratus tahun lalu. Pada 1783, ilmuwan Barat, John Mitchell mencetuskan teori mengenai kemungkinan wujudnya sebuah lubang hitam setelah dia meneliti dan mempelajari teori gravitasi Isaac Newton. Dia berpendapat, jika objek yang dilemparkan tegak lurus ke atas, maka ia akan terlepas dari pengaruh gravitasi Bumi setelah mencapai kecepatan lebih dari 11 kilometer / detik, maka tentu ada planet atau bintang lain yang memiliki gravitasi lebih besar daripada Bumi. Istilah Black Hole pertama kali digunakan oleh ahli fisika Amerika Serikat, John Archibald Wheeler pada 1968. Wheeler memberi nama demikian kerana lubang hitam tidak dapat dilihat, kerana cahaya turut tertarik ke dalamnya sehingga kawasan disekitarnya menjadi gelap. Menurut teori evolusi bintang, lubang hitam berasal dari sejenis bintang biru yang memiliki suhu permukaan lebih dari 25,000 derajat celcius. Ketika pembakaran hidrogen di bintang biru yang memakan waktu kira-kira 10 juta tahun selesai, ia menjadi bintang biru raksasa. Kemudian, bintang itu menjadi dingin dan menjadi bintang merah raksasa. Dalam fase itulah, akibat tarikan gravitasi-nya sendiri, bintang merah raksasa mengalami ledakan dahsyat atau disebut dengan Supernova dan menghasilkan dua jenis bintang baru, yaitu bintang Netron dan lubang hitam.
Supernova Pengamatan dari teleskop sinar-X ruang angkasa selama lebih dari satu dekade menunjukkan kekuatan tarikan gravitasi lubang hitam menyebabkan banyak bintang yang hancur dan ditelan olehnya. Ahli-ahli astronomi sudah berhasil mengamati bagaimana proses lubang hitam menyedot gas yang berterbangan di sekitarnya. Gas yang disedot itu menjadi panas sehingga memancarkan radiasi dalam berbagai panjang gelombang, mulai dari gelombang radio hingga gelombang sinar-X. Berdasarkan pengamatan ahli-ahli astronomi dari Max Planck Institute for Extraterrestrial Physics , Jerman , pernah menyaksikan sebuah bintang yang mendekati lubang hitam raksasa dan akhirnya lenyap ditelan. Lubang hitam raksasa yang berhasil disaksikan tersebut berada di pusat galaksi RX J1242-11 yang berjarak 700 juta tahun cahaya dari Bumi. Bintang itu memiliki ukuran sebesar Matahari sistem tata surya kita.



Bintang tersebut hancur sedikit demi sedikit dan ditarik ke dalam lubang selama beberapa hari. Pada tahap awal, ia kehilangan gas-gas yang berada di sekelilingnya. Setelah itu, bintang tersebut menjadi lebih panas jutaan derajat celcius dan akhirnya hilang ditelan lubang hitam. Dalam proses itu, ia melepaskan tenaga yang sangat kuat yaitu setara dengan tenaga yang dihasilkan pada ledakan Supernova. Ahli astronomi dapat memperkirakan kedudukan lubang hitam dengan cara memperhatikan cahaya di sekitar bintang ataupun gas di angkasa. Apabila suatu tempat di angkasa luar tidak ditemui cahaya tetapi di sekitarnya terdapat banyak objek-objek angkasa menuju ke satu titik dengan kecepatan tinggi sebelum ahirnya menghilang, maka titik tersebut tidak lain adalah lubang hitam.
Terdapat banyak lubang hitam di seluruh semesta ini, malah ada teori yang mengatakan di galaksi Bima Sakti juga terdapat sebuah lubang hitam! Lalu adakah kemungkinan jika nantinya matahari beserta planet-planet yang mengelilinginya termasuk bumi akan tertelan oleh lubang hitam tersebut? Saat ini, ahli astronomi memberikan jawaban tidak, karena dibandingkan dengan Lubang hitam pada galaksi lainnya, sifat lubang hitam di Galaksi Bima Sakti dikatakan sedang dalam keadaan tenang.
Misteri yang menyelubungi lubang hitam akan terus menarik minat para ahli astronomi untuk terus meneliti-nya sehingga mendapatkan suatu jawaban yang memuaskan. Selagi manusia belum mampu menjelajah jauh ke luar angkasa, maka jawaban itu gagal diperoleh dan berbagai teori tanpa bukti akan terus dikemukakan untuk memecahkan misteri alam semesta ini.

7 Keajaiban Dunia Kuno

7 Keajaiban Dunia Kuno
by danzy on May.12, 2009, under 7 Keajaiban Dunia Kuno


1. Taman Gantung Babilonia
Taman Gantung Babilonia adalah salah satu di antara tujuh keajaiban dunia kuno. Taman ini dibangun oleh Raja Nebukadnezar II sekitar tahun 600 SM sebagai hadiah untuk istrinya, Amyitis. Lokasi taman ini sekarang berada di negara Irak.



2. Mausoleum Maussollos
Mausoleum Maussollos atau Mausoleum Halicarnassus, adalah makam yang dibangun antara 353 dan 350 SM di Halicarnassus untuk Mausolus, kekaisaran Persia dan Artemisia II dari Caria, istrinya. Struktur ini didesain oleh arsitek Yunani, Satyrus dan Pythius. Mausoleum ini memiliki tinggi sekitar 45 meter dan terletak di Bodrum, Turki.



3. Mercusuar Iskandariah
Mercusuar Iskandariah atau Pharos Alexandria (dari bahasa Yunani o ????? ??? ????????????) adalah sebuah mercusuar yang dibangun pada 300 SM di pulau Pharos berdekatan dengan kota Iskandariah, Mesir Kuno. Ketinggiannya diperkirakan melebihi 115 meter dan merupakan struktur tertinggi ciptaan manusia selama beratus-ratus tahun. Antipater dari Sidon telah menyenaraikannya dalam senarai Tujuh Keajaiban Dunianya.



4. Piramida Agung Giza
Piramida Agung Giza adalah piramida tertua dan terbesar dari tiga piramida yang ada di Nekropolis Giza dan merupakan satu-satunya bangunan yang masih menjadi bagian dari Tujuh Keajaiban Dunia. Dipercaya bahwa piramida ini dibangun sebagai makam untuk firaun dinasti keempat Mesir, Khufu (????, Cheops) dan dibangun selama lebih dari 20 tahun dan diperkirakan berlangsung pada sekitar tahun 2560 SM. Piramida ini terkadang disebut sebagai Piramida Khufu.




5. Patung Zeus
Patung Zeus di Olympia adalah salah satu dari Tujuh Keajaiban Dunia Kuno. Patung ini dibuat oleh skulptor terkenal Phidias, kira-kira tahun 432 SM di Olympia Yunani. Patung yang terduduk, yang memiliki tinggi sekitar 12 meter, mengisi seluruh Kuil Zeus yang dibangun sebagai rumah patung ini. Penyebab kehancuran patung ini hingga kini masih diperdebatkan.



6. Kuil Artemis
Kuil Artemis adalah kuil Yunani yang didirikan untuk Artemis, sekitar 550 SM di Efesus dibawah dinasti Achaemenid dari kekaisaran Persia. Kuil ini merupakan salah satu dari tujuh keajaiban dunia kuno. Kini, kuil tersebut telah hancur.



7. Colossus Rodos

Colossus Rodos adalah patung Helios, yang terletak di pulau Rodos, Yunani, dibuat oleh Chares dari Lindos antara 292 dan 280 SM. Patung ini dianggap sebagai 7 keajaiban dunia kuno. Sebelum kehancurannya, patung ini berdiri lebih dari 30 meter, membuatnya sebagai patung tertinggi dalam dunia kuno. Colossus Rodos memiliki tinggi yang hampir sama dengan Patung Liberty.

October 07, 2009

Planet Nibiru Penyebab Kiamat 2012?

Planet Nibiru Penyebab Kiamat 2012?
by danzy on Jun.16, 2009, under Planet Nibiru Penyebab Kiamat



Bagian luar Tata Surya masih memiliki banyak planet-planet minor yang belum ditemukan. Sejak pencarian untuk Planet X dimulai pada awal abad ke 20, kemungkinan akan adanya planet hipotetis yang mengorbit Matahari dibalik Sabuk Kuiper telah membakar teori-teori Kiamat dan spekulasi bahwa Planet X sebenarnya merupakan saudara Matahari kita yang telah lama “hilang”.
Tetapi mengapa cemas akan Planet X/Teori Kiamat ini? Planet X tidak lain hanya merupakan obyek hipotetis yang tidak diketahui?
Teori-teori ini didorong pula dengan adanya ramalan suku Maya akan kiamat dunia pada tahun 2012 (Mayan Prophecy) dan cerita mistis Bangsa Sumeria tentang Planet Nibiru, dan akhirnya kini memanas sebagai “ramalan kiamat” 21 Desember 2012. Namun, bukti-bukti astronomis yang digunakan untuk teori-teori ini benar-benar melenceng.
Pada 18 Juni 2008, peneliti-peneliti Jepang mengumumkan berita bahwa pencarian teoretis mereka untuk sebuah massa besar di luar Tata Surya kita telah membuahkan hasil. Dari perhitungan mereka, mungkin saja terdapat sebuah planet yang sedikit lebih besar daripada sebuah obyek Plutoid atau planet kerdil, tetapi tentu lebih kecil dari Bumi, yang mengorbit Matahari dengan jarak lebih dari 100 SA. Tetapi sebelum kita terhanyut pada penemuan ini, planet ini bukan Nibiru, dan bukan pula bukti akan berakhirnya dunia ini pada 2012. Penemuan ini penemuan baru dan merupakan perkembangan yang sangat menarik dalam pencarian planet-planet minor dibalik Sabuk Kuiper.
Dalam simulasi teoritis, dua orang peneliti Jepang telah menyimpulkan bahwa bagian paling luar dari Tata Surya kita mungkin mengandung planet yang belum ditemukan. Patryk Lykawa dan Tadashi Mukai dari Universitas Kobe telah mempublikasikan paper mereka dalam Astrophysical Journal yang menjelaskan tentang planet minor yang mereka yakini berinteraksi dengan Sabuk Kuiper yang misterius itu.

Kuiper Belt Objects (KBOs)
Sabuk Kuiper menempati wilayah yang sangat luas di Tata Surya kita, kira-kira 30-50 SA dari Matahari, dan mengandung sejumlah besar obyek-obyek batuan dan metalik. Obyek terbesar yang diketahui adalah planet kerdil (Plutoid) Eris. Telah lama diketahui bahwa Sabuk Kuiper memiliki karakteristik yang aneh, yang mungkin menandakan keberadaan sebuah benda (planet) besar yang mengorbit Matahari dibalik Sabuk Kuiper. Salah satu karakterikstik tersebut adalah yang disebut dengan “Kuiper Cliff” atau Jurang Kuiper yang terdapat pada jarak 50 SA. Ini merupakan akhir dari Sabuk Kuiper yang tiba-tiba, dan sangat sedikit obyek Sabuk Kuiper yang telah teramati dibalik titik ini. Jurang ini tidak dapat dihubungkan terhadap resonansi orbital dengan planet-planet masif seperti Neptunus, dan tampaknya tidak terjadi kesalahan (error) pengamatan. Banyak ahli astronomi percaya bahwa akhir yang tiba-tiba dalam populasi Sabuk Kuiper tersebut dapat disebabkan oleh planet yang belum ditemukan, yang mungkin sebesar Bumi. Obyek inilah yang diyakini Lykawka dan Mukai telah mereka perhitungkan keberadaannya.

Peneliti Jepang ini memprediksikan sebuah obyek besar, yang massanya 30-70 % massa Bumi, mengorbit Matahari pada jarak 100-200 SA. Obyek ini mungkin juga dapat membantu menjelaskan mengapa sebagian obyek Sabuk Kuiper dan obyek Trans-Neptunian (TNO) memiliki beberapa karakteristik orbital yang aneh, contohnya Sedna.
Sejak ditemukannya Pluto pada tahun 1930, para astronom telah mencari obyek lain yang lebih masif, yang dapat menjelaskan gangguan orbital yang diamati pada orbit Neptunus dan Uranus. Pencarian ini dikenal sebagai “Pencarian Planet X”, yang diartikan secara harfiah sebagai “pencarian planet yang belum teridentifikasi”. Pada tahun 1980an gangguan orbital ini dianggap sebagai kesalahan (error) pengamatan. Oleh karena itu, pencarian ilmiah akan Planet X dewasa ini adalah pencarian untuk obyek Sabuk Kuiper yang besar atau pencarian planet minor. Meskipun Planet X mungkin tidak akan sebesar massa Bumi, para peneliti masih akan tetap tertarik untuk mencari obyek-obyek Kuiper lain, yang mungkin seukuran Plutoid, mungkin juga sedikit lebih besar, tetapi tidak terlalu besar.
“The interesting thing for me is the suggestion of the kinds of very interesting objects that may yet await discovery in the outer solar system. We are still scratching the edges of that region of the solar system, and I expect many surprises await us with the future deeper surveys.” – Mark Sykes, Direktur Planetary Science Institute (PSI) di Arizona.
Planet X tidaklah menakutkan
Jadi darimana Nibiru ini berasal? Pada tahun 1976 sebuah buku kontroversial berjudul “The Twelfth Planet” atau “Planet Keduabelas” ditulis oleh Zecharian Sitchin. Sitchin telah menerjemahkan tulisan-tulisan kuno Sumeria yang berbentuk baji (bentuk tulisan yang diketahui paling kuno). Tulisan berumur 6000 tahun ini mengungkapkan bahwa ras alien yang dikenal sebagai Anunnaki dari Planet yang disebut Nibiru, mendarat di Bumi. Ringkas cerita, Anunnaki memodifikasi gen primata di Bumi untuk menciptakan homo sapien sebagai budak mereka.



Ketika Anunnaki meninggalkan Bumi, mereka membiarkan kita memerintah Bumi ini hingga saatnya mereka kembali nanti. Semua ini mungkin tampak sedikit fantastis, dan mungkin juga sedikit terlalu detil jika mengingat semua ini merupakan terjemahan harfiah dari tulisan kuno berumur 6000 tahun. Pekerjaan Sitchin ini telah diabaikan oleh komunitas ilmiah sebagaimana metode interpretasinya dianggap imajinatif. Meskipun demikian, banyak juga yang mendengar Sitchin, dan meyakini bahwa Nibiru (dengan orbitnya yang sangat eksentrik dalam mengelilingi Matahari) akan kembali, mungkin pada tahun 2012 untuk menyebabkan semua kehancuran dan terror-teror di Bumi ini. Dari “penemuan” astronomis yang meragukan inilah hipotesa Kiamat 2012 Planet X didasarkan. Lalu, bagaimanakah Planet X dianggap sebagai perwujudan dari Nibiru?
Kemudian terdapat juga “penemuan katai coklat di luar Tata Surya kita” dari IRAS pada tahun 1984 dan “pengumuman NASA akan planet bermassa 4-8 massa Bumi yang sedang menuju Bumi” pada tahun 1933. Para pendukung hipotesa kiamat ini bergantung pada penemuan astronomis ini sebagai bukti bahwa Nibiru sebenarnya adalah Planet X yang telah lama dicari para astronom selama abad ini. Tidak hanya itu, dengan memanipulasi fakta-fakta tentang penelitian-penelitian ilmiah, mereka “membuktikan” bahwa Nibiru sedang menuju kita (Bumi), dan pada tahun 2012, benda masif ini akan memasuki bagian dalam Tata Surya kita, menyebabkan gangguan gravitasi.
Dalam pendefinisian yang paling murni, Planet X adalah planet yang belum diketahui, yang mungkin secara teoretis mengorbit Matahari jauh di balik Sabuk Kuiper. Jika penemuan beberapa waktu lalu memang akhirnya mengarah pada pengamatan sebuah planet atau Plutoid, maka hal ini akan menjadi penemuan luar biasa yang membantu kita memahami evolusi dan karakteristik misterius bagian luar Tata Surya kita.

Misteri Dunia Air Bawah Tanah di Meksiko

Misteri Dunia Air Bawah Tanah di Meksiko
by danzy on Jun.14, 2009, under Misteri Dunia Air Meksiko

Tanjung Yucatan di utara Meksiko bagaikan sebuah teras batu kapur yang rata dan rendah, ia terbentuk saat pergantian jaman baru, tepatnya pada 2 juta tahun silam dari dasar laut dangkal yang naik. Lubang batuan adalah ciri khas topografi batu kapur yang umum ditemui di semenajung Yucatan. Di barat laut semenanjung tersebut, arkeolog sudah menemukan gugusaan lubang-lubang batuan ini sejak dulu.
Gugusan lubang tersebut diduga kuat diakibatkan oleh ledakan besar. Kurang lebih pada 65 juta tahun silam, sebuah batu meteor dengan ukuran sebesar sebuah kota menabrak bumi sehingga membentuk sebuah kubang raksasa dengan diameter mencapai 200 km. Abu yang ditimbulkan akibat tabrakan ini menyelimuti segenap angkasa, sehingga mengubah cuaca, bahkan mengakibatkan banyak makhluk hidup di bumi mati dalam skala besar, termasuk dinosaurus.
Kolam Kristal
Di tengah hutan yang lebat di semenajung Yucatan, Meksiko, di luar dugaan tersebar ribuan “kolam kristal” yang misterius. Menurut laporan Reuters, para ilmuwan asal AS telah menemukan “kolam kristal” tersebut belum lama ini, yang sekaligus membuka cadar sesungguhnya dunia air bawah tanah. Hutan yang lebat ini menyembunyikan banyak “kolam kristal” tersebut, dimana ke dalaman salah satu “kolam kristal” itu dapat mencapai 160 meter lebih dalamnya.
Ribuan “kolam kristal” bawah tanah tersebut telah membentuk sebuah dunia air bawah tanah yang misterius. bangsa Maya kuno pernah menganggap, bahwa di sana merupakan pintu masuk menuju ke alam bawah tanah. Masyarakat setempat pun terus melegendakan, bahwa di dunia air bawah tanah yang misterius itu, terdapat setumpukan tulang belulang, dan emas yang membentuk seperti gunung.
Peneliti asal AS dan penjelajah melakukan penyelidikan terhadap sejumlah lubang sambil membawa tabung oksigen, lampu kedap air dan peralatan bawah air lainnya. Dari penyelidikan itu diketahui bahwa sesungguhnya “kolam kristal” ini adalah lubang batuan yang terbentuk dari gamping (batu kapur) yang terkikis air hujan permanen. Dan oleh karena air hujan disaring batu kapur sejenis bunga karang, maka air kelihatan sangat jernih dan bening, dan tampak seperti terbuat dari kristal.
Para penyelam petualang merasa seolah-olah melayang di angkasa ketika berenang di dalam air bawah tanah tersebut. Kolam-kolam kristal ini yang dangkal ada yang kedalamannya mencapai 1 meter lebih, sedangkan yang dalam tidak berdasar. Mereka pernah menyelami sebuah lubang bawah tanah, hingga di kedalaman 160 meter anehnya tetap saja tidak bisa sampai ke dasar. Wajar saja kalau bangsa Maya pernah menjadikan kolam-kolam kristal tersebut sebagai kolam yang suci, dan mereka pernah memasukkan barang-barang perhiasan ke dalamnya untuk sembahyang leluhur. Dalam kehidupan sehari-hari bangsa Maya kuno, kubang-kubang ini menduduki status yang penting. Kubang tersebut juga menyediakan sumber air yang cukup bagi bangsa Maya, selain itu juga menyediakan tempat pemandian bagi mereka. Hingga sekarang, di sejumlah desa yang jauh terpencil di semenanjung Yucatan, orang-orang masih bergantung pada lubang bawah tanah seperti ini dalam kehidupannya.
Dalam keyakinan spiritual bangsa Maya, kubang-kubang ini juga merupakan tempat tinggal Dewa Hujan, sama seperti Istana Naga dalam legenda Tiongkok. Bangsa Maya mengandalkan mereka guna bersujud untuk memohon hujan. Bangsa Maya beranggapan, bahwa hujan di langit adalah hasil kunjungan Dewa Hujan, hanya dengan mempersembahkan “hadiah”, dewa hujan baru bisa hadir. Mereka memasukkan barang perhiasan ke dalam lubang, bahkan akan memilih gadis cantik dan diterjunkan ke dalam air, dengan maksud menyenangkan Dewa Hujan.
Spesies Baru
Selain kemisteriusan dunia air bawah tanah, di kawasan tersebut juga ditemukan lebih dari 40 species makhluk hidup baru berupa udang-udangan dan ikan. Di bawah lingkungan yang sulit, species tersebut bisa bertahan hidup. Makhluk air ini hidup dengan mengandalkan makanan dan oksigen yang terbatas di dalam air. Ini adalah penemuan pertamakali yang pernah diraih para ilmuwan Biologi. Ahli Biologi laut dari Universitas Texas yakni Tom Iriver menuturkan, “Disini sepenuhnya merupakan sebuah dunia yang unik. Hal-hal yang kami temukan disana, termasuk beberapa bentuk hayati di sana belum pernah ditemukan di tempat lain.”
Iriver mengatakan yang paling menggembirakan adalah telah menyaksikan beberapa bentuk makhluk hidup dan spons yang hidup di perbatasan air laut dan air tawar, besar kemungkinan mereka memiliki nilai pengobatan yang terpendam, dapat mengobati sejumlah besar penyakit fatal termasuk kanker. Namun, penelitian ini masih terlalu dini, kami masih perlu melakukan sejumlah besar eksprimen ilmiah.
Bahkan para ilmuwan juga menemukan sejumlah besar kerangka binatang prasejarah dan benda budaya kuno di kubang tersebut, termasuk tulang belulang kelinci dan bahkan tulang belulang mamoth atau gajah purba yang hidup pada zaman glacial. Seorang penjelajah bawah air menuturkan, “Saat Anda keluar dari air, dan memberitahu kepada orang-orang bahwa di bawah sana ada gajah besar, maka dipastikan Anda akan dianggap gila, tapi faktanya memang demikian.”

Karena perkembangan penduduk dan eksploitasi pariwisata, sehingga susunan ekosistem “kolam kristal” tengah mengalami kerusakan. Selama 30 tahun di masa lalu, daerah yang pernah di huni bangsa Maya ini, jumlah penduduknya membengkak hingga 10 kali lipat lebih, mencapai 1 juta jiwa, ditambah lagi penduduk asal AS, Eropa dan sejumlah besar wisatawan dari daerah lain di dunia. Akibatnya dunia bawah air ini mendapat ancaman serius.
Para ahli lingkungan memperingatkan, bahwa usaha pariwisata setempat yang berkembang pesat dan sejumlah besar sampah yang diciptakan usaha pelayanan sudah mulai menimbulkan polusi terhadap lingkungan lubang batuan.
Kini pencemaran yang dihasilkan orang-orang setempat semuanya di buang ke dalam bawah tanah, sistem sungai di lubang dengan kedalaman 1 meter di semenanjung Yucatan telah mengalami pencemaran sampah sebanyak 250 ton setiap harinya. Setiap hari ratusan wisatawan menyusup ke lubang-lubang yang dibuka tersebut, dan dengan semena-mena merusak susunan ekosistem di dalamnya. “Kami sekarang membutuhkan sebuah rancangan yang matang dan cermat, yang dapat mengembangkan ekonomi setempat sekaligus melindungi dunia bawah air yang tak ternilai itu, jelas Mahert.
Ritual Bangsa Maya Kuno
Bangsa Maya kuno sepenuhnya yakin bahwa persembahan darah merupakan hal yang mutlak bagi eksistensi manusia dan dewa. Persembahan darah dapat memberikan kekuatan dan kekuasaan yang suci bagi manusia. Dengan sebilah pisau osidian, Raja menoreh organ reproduksinya sendiri, agar darah mengalir ke atas sehelai kertas dalam mangkok. Istri raja juga turut serta dalam upacara ini, mereka akan menggunakan seutas tali berduri yang kemudian ditusukkan ke lidah sendiri. Kertas yang dinodai darah akan dibakar, mereka percaya asap yang terbakar akan berhubungan langsung dengan alam dewata.
Sembahyang kepada dewa atau leluhur dengan menggunakan manusia hidup kadang juga terjadi dalam upacara keagamaan mereka. Biasanya orang yang dipilih sebagai persembahan kurban adalah narapidana, budak, anak yatim atau anak haram. Sedangkan sembahyang dengan menggunakan hewan ternak lebih umum dibanding orang hidup, kalkun, anjing, tupai dan kadal dan hewan lainnya dianggap sebagai persembahan kurban yang paling pas terhadap segala dewa bangsa Maya.
Persembahan kurban manusia hidup dilakukan dibawah bantuan 4 orang tua yang disebut “Chac” (Konon katanya, upacara ini dilakukan demi untuk menyatakan penghormatan terhadap dewa hujan Chac bangsa Maya kuno). Ke-4 orang ini masing-masing menekan lengan dan kaki yang dipersembahkan sebagai kurban, sedang orang yang bernama “nacom” menusuk dada “persembahan kurban”. Selain itu, masih ada satu orang lagi yang turut serta dalam upacara yaitu juru tenung shaman (semacam agama primitif), konon katanya, dia menerima informasi saat dalam kondisi tertidur, makna yang terkandung dari ramalan yang didengarnya itu akan dijelaskan oleh beberapa tetua setempat.
Bangsa Maya meyakini, bahwa setelah manusia meninggal dunia, mereka akan masuk ke dunia bawah tanah melalui sebuah lubang, dan setelah raja meninggal akan masuk ke bawah tanah melalui orbit yang berhubungan dengan peredaran matahari; namun, karena mereka memiliki kekuatan supernormal, mereka akan hidup kembali di negeri langit dan menjadi dewa. Bangsa Maya sangat takut dengan kematian yang disebabkan oleh bencana alam, sebab setelah meninggal seperti tidak bisa masuk “surga” dengan sendirinya.

Japan Devil’s Sea

Japan Devil’s Sea
by danzy on Jun.11, 2009, under Japan Devil's Sea

Ada suatu perairan di Jepang yang sangat berbahaya bagi aktivitas pelayaran dan penerbangan, sama berbahaya dengan Segitiga Bermuda/Bermuda Triangle, yaitu Japan Devil’s Sea/Laut Setan.
Perairan ini adalah merupakan daerah lautan tenang di Laut Pasifik, 100km sebelah selatan Tokyo, yang terletak diantara pulau Ivojima dan Pulau Miyake, tetapi kurang begitu terkenal dibanding Segitiga Bermuda, mungkin karena letaknya yang jauh dari daratan Jepang.
Sementara itu Segitiga Bermuda sangat akrab bagi kalangan pelaut Amerika, yang sering menelan kapal dan pesawat. Kendati demikian, Laut Setan dekat perairan Jepang itu juga bertanggung jawab atas hilangnya beberapa kapal dan pesawat. Antara tahun 1950 dan 1954, didaerah ini telah hilang tidak kurang dari 9 kapal besar tanpa meninggalkan bekas.
Pemerintah Jepang sangat menaruh perhatian terhadap daerah ini, dan mengumumkan bahwa daerah ini merupakah daerah berbahaya dan tidak boleh didekati.
Pada tahun 1955 pemerintah Jepang mengirim ekspedisi dengan membawa sejumlah pakar menuju daerah tersebut dengan menggunakan kapal Kawamaru. Malangnya justru kapal Kawamaru lenyap tanpa pesan.

Seorang sarjana Amerika, Ivan Sanderson, yang sangat tertarik dengan semua keanehan tersebut, berusaha melihat letak Segitiga Bermuda dan Japan Devil’s Sea dalam peta. Ternyata dia melihat bahwa kedua daerah tersebut terletak persis digaris bujur antara 30 dan 40 derajat sebelah utara khatulistiwa, luasnya hampir sama.
Melalui kesimpulan ini Sanderson melanjutkan pengamatannya pada hal-hal lainnya, dan dia menemukan bahwa terdapat 12 daerah di dunia ini yang sejenis dengan itu, termasuk Samudera Indonesia, sebelah selatan pulau jawa. Dua diantaranya di kutub utara dan kutub selatan, sedang sepuluh lainnya terbagi dalam dua jajar, jajaran pertama terletak pada garis bujur 40 derajat sebelah utara, dan jajaran kedua terletak pada garis bujur 40 derajat sebelah selatan khatulistiwa.
Masing-masing tempat terpisah sekitar 72 derajat pada garis lintang. Tempat-tempat tersebut disamping didua kutub utara dan selatan, antara lain adalah dua daerah yang terletak didaratan, satu di utara Gurun Pasir Besar Afrika, dan satu lagi di daerah pegunungan barat laut India.

Sanderson mengamati bahwa sebagian besar daerah tersebut memiliki kemiripan satu sama lain, antara lain, dalam letaknya yang berada dikawasan yang mana bertemu arus panas dan dingin, dan bahwa tempat-tempat tersebut dipandang sebagai titik-simpul, karena ia mengarahkan arus air atas dan bawah pada arah yang berlawanan, dan dengan suhu yang berbeda tersebut, dapat menimbulkan gelombang magnetic yang menjadi biang keladi bagi semua kecelakaan itu. Akan tetapi teori Sanderson ini tidak sepenuhnya benar, karena tidak ada suatu teori apapun yang membuktikan bahwa pertemuan dua aliran air yang berlawanan arah dan dengan suhu yang berbeda dapat menghasilkan gelombang magnetis didalam bumi.
Selain itu, teori Sanderson juga tidak menginterprestasikan cara kerja “Kuburan Setan” yang terletak didaratan. Yakni, dua dikutub utara dan kutub selatan, yang ketiga disebelah utara Gurun Besar Afrika, dan yang keempat di pegunungan barat-daya India.
Lebih jauh lagi, teori tersebut gagal menjawab pertanyaan, mengapa kapal-kapal yang menjadi korban ditempat-tempat seperti itu ditinggalkan penumpangnya begitu saja, dan kemana pula mereka pergi? Lalu, peristiwa apa pula yang kelihatannya demikian menakutkan mereka, sehingga mereka meninggalkan kapalnya? karena ada 1 kejadian di segitiga bermuda, ditemukan kapal besar yang bersandar di pantai, tidak ada bukti kapal tersebut rusak terkena badai, namun anehnya, kapal tersebut ditemukan tanpa penumpang 1 pun, seakan para awak kapal tersebut hilang begitu saja.

Window Reposition Form VB

Form1.frm


Private Sub setPosition(PForm As Form, CObject As Control)
Form2.Top = PForm.Top + CObject.Top + (CObject.Height * 2) + 55
Form2.Left = PForm.Left + CObject.Left + 55
Form2.Show
PForm.Enabled = False
End Sub

Private Sub Check1_Click()
Call setPosition(Me, Check1)
End Sub

Private Sub Combo1_Click()
Call setPosition(Me, Combo1)
End Sub

Private Sub Command1_Click()
Call setPosition(Me, Command1)
End Sub

Private Sub List1_Click()
Call setPosition(Me, List1)
End Sub

Private Sub Text1_GotFocus()
Call setPosition(Me, Text1)
End Sub

Private Sub Text2_GotFocus()
Call setPosition(Me, Text2)
End Sub

Private Sub Text3_GotFocus()
Call setPosition(Me, Text3)
End Sub

Form2.frm

Private Sub Command1_Click()
Form1.Enabled = True
Form1.Command1.SetFocus
Unload Me
End Sub